Khusus untuk charging station Transjakarta nantinya akan dipasang secara pentograf. Sehingga ketika mencharger tidak perlu berhenti terlalu lama.
Nah bus Transjakarta ini sepertinya butuh yang pentograf dan nanti dipasang di beberapa station, halte. Sehingga dia gak usah berhenti terlalu lama. Naikin penumpang langsung cas,” jelasnya.
Lagi pula lanjut Ikhsan, kapasitas baterai dari Bus Listrik Transjakarta tidak terlalu besar. Sehingga proses pengisian baterainya juga tidak terlalu lama.
“Karena baterainya juga enggak terlalu besar, baterainya itu nanti kapasitanya enggak akan banyak ya sehingga memang di desain baterainya enggak usah di charger terlalu besar untuk bus ini tetapi bisa dicas berkali-kali. Jadi mungkin tiap dua halte ada pentograf, cas lagi mungkin 3 menit sambil menaikkan untuk menurunkan penumpang,” jelasnya.
(Kurniasih Miftakhul Jannah)