Ibu Kota Baru Ada 4 Ring Transportasi High Tech, dari e-Bus hingga LRT

Rani Hardjanti, Jurnalis
Jum'at 08 November 2019 15:07 WIB
Komik Ibu Kota Baru. (Foto: Okezone.com/Instagram Jokowi)
Share :

JAKARTA - Pemindahan Ibu Kota ini menjadi kesempatan Indonesia untuk mengkonsep ulang sistem transportasinya. Nantinya di Ibu Kota Baru akan ada 4 ring transportasi, di antaranya LRT dan Scooter.

Sekretaris PT Adhi Karya Parwanto Noegroho, memberikan paparan dari segi perencanaan transportasi yang ada di ibu kota baru.

Baca Juga: Jokowi Tanya Ibu Kota yang Diinginkan Warga Lewat Komik, Netizen: Seperti Wakanda

Dia membeberkan bahwa untuk mewujudkan smart city dan forest city dibutuhkan empat ring sistem transportasi yang dikembangkan.

Ring pertama dan kedua merupakan transportasi di lingkup pusat pemerintahan dengan menggunakan LRT dan bus. Ring ketiga, transportasi yang menuju ke pusat pemerintahan dengan LRT/ART dan MRT. Ring ini juga mengkombinasikan underground dan at grade.

Di ring 4, transportasi yang dekat dengan hunian penduduk dengan menggunakan e-bus dan e-scooter di outer ring road yang hitech.

"Sistem transportasinya nanti harus menghubungkan ring-ring transportasi massal. Intergrated transportation system. Lebih banyak menggunakan transportasi publik, memperkecil kendaraan privat," jelas Parwanto, dalam Seminar Nasional Civil Week 2019 yang mengangkat topik 'Mengkaji Perencanaan Infrastruktur dalam Pemindahan Ibu Kota Baru guna Terwujudnya Indonesia Sentris' besutan Universitas Sebelas Maret (UNS) di Auditorium G.P.H Haryo Mataram, seperti dikutip dari keterangan tertulis di Jakarta, Jumat (8/11/2019).

Baca Juga: CPNS Ogah Pindah ke Ibu Kota Baru Jika Berkonsep Forest City

Tetapi untuk mewujudkan sistem transportasi tersebut, imbuh Parwanto, ada beberapa hal yang harus dipersiapkan dan diperhatikan dengan baik. Yaitu sumber pembiayaan yang tidak sedikit, pengawasan pada pelaksanaan pembangunan, perawatan moda transportasi dan tarif moda transportasi yang dapat dijangkau oleh masyarakat.

Rektor UNS, Prof.Dr. Jamal Wiwoho, mengatakan bahwa kajian infrastruktur dalam mengembangkan kota baru adalah hal yang sangat penting.

"Sikap kritis sebagai akademisi, pelaku bisnis, pengambil keputusan, dan lain-lain, akan menjadi masukan yang sangat baik bagi pemerintah," ujar Prof Jamal,

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita Finance lainnya