Dalam hal ini, China menyumbang 43% dari miliarder kawasan. India mencapai 14%, Hong Kong 9% dan Jepang hanya 4%.
Di Eropa, populasi miliarder Timur Tengah dan Afrika turun 5% tahun lalu menjadi 598 orang, dengan kekayaan totalnya mencapai USD2,4 triliun.
Laporan itu juga menyoroti kenaikan penting dalam jumlah wanita yang bergabung dalam jajaran miliader. Sampai saat ini ada 233 miliarder perempuan, naik 46% dari 160 yang tercatat pada tahun 2013.
Pertumbuhan itu sebagian besar dipimpin oleh wanita di Asia dan para pengusaha wanita.
"Asia dipandang memiliki budaya patriarki, sungguh menggembirakan melihat jumlah miliarder perempuan telah tumbuh lebih dari dua kali lipat selama lima tahun terakhir," tutur mitra dan pemimpin perbankan swasta Julia Leong.
(Dani Jumadil Akhir)