JAKARTA - Badan Kepegawaian Negara (BKN) memperkirakan Pegawai Negeri Sipil (PNS) masih menjadi pekerjaan primadona di masyarakat. Untuk itu, jumlah pelamar Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) tahun ini jumlahnya lebih banyak dari 2018.
Deputi Bidang Sistem Informasi Kepegawaian BKN Suharmen mengatakan, diperkirakan jumlah pendaftar CPNS akan berada di kisaran 4,8 hingga 5,5 juta pelamar. Angka tersebut naik sekitar 5% hingga 10% dibandingkan jumlah pelamar pada tahun lalu.
Baca Juga: Dibuka Hari Ini, 200 Instansi Belum Umumkan Lowongan CPNS 2019
"Dugaan saya mungkin naik sekitar 5%-10%. Total pendaftar tahun lalu sekitar 4,5 juta," ujarnya saat ditemui di Kantor Pusat BKN, Jakarta, Senin (11/11/2019).
Lebih lanjut, Suharmen mengatakan, berdasarkan pengalaman pada 2018 kemarin, masa puncak pendaftaran CPNS terjadi sekitar satu pekan terakhir. Karena biasannya pada awal-awal, para peserta masih melihat-lihat instansi mana yang akan dituju
"Dugaan saya, berdasarkan pengalaman tahun 2018 yang lalu, itu puncaknya terjadi di sekitar 1 minggu akhir, di akhir-akhir. Jadi kalaupun toh sekarang terjadi peningkatan bandwith, saya enggak terlalu khawatir, karena orang masih window shopping," jelasnya.
Baca Juga: Alasan Pendaftaran CPNS 2019 Dibuka dengan Tanggal dan Jam Cantik
Harmen menambahkan, portal pendaftaran CPNS pada tahun ini juga akan kembali dipadati calon pelamar di penghujung batas masa daftar. Ramalan ini dikeluarkan lantaran proses pendaftaran kini sudah difasilitasi dengan Simulasi Pemilihan Formasi (SPF) yang bisa menghitung total pelamar pada satu formasi.
"Sebetulnya di situ (SPF) dia bisa menghitung satu formasi ini sudah berapa orang yang mendaftar di situ. Dengan semakin banyak orang yang mendaftar di situ, artinya kompetitor dia akan semakin banyak. Jadi orang akan wait and see," kata Harmen
"Tetapi kalau waktunya sudah mepet-mepet kan enggak mungkin lagi wait and see. Dia sudah harus mendaftar, submit dokumen. Jadi dugaan saya di akhir-akhir itu akan puncak," imbuhnya.
(Feby Novalius)