JAKARTA - PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk atau BNI memastikan tidak melanjutkan uji coba atau pilot project dengan perusahaan dompet digital asal China yakni WeChat dan Alipay. Perusahaan pelat merah itu memang dikabarkan telah melakukan pilot project sejak akhir tahun 2018.
"Dulu kami coba tapi itu pilot project, dan sepertinya kami tidak teruskan lagi," ujar Direktur Utama BNI Achmad Baiquni ditemui di Gedung DPR RI, Jakarta, Selasa (26/11/2019).
Baca Juga: Direksi Dirombak, BNI Tunjuk Milenial Jadi Direktur Keuangan
Dia menjelaskan, BNI tak lagi melanjutkan kerjasama dengan kedua sistem pembayaran asing tersebut karena memilih fokus untuk mengembangkan sistem pembayaran LinkAja. Adapun LinkAja merupakan dompet digital besutan Himbara (Himpunan Bank Negara) dan sejumlah Badan Usaha Milik Negara (BUMN) lainnya.
"Sebenarnya kami lebih fokus untuk LinkAja. kami fokus di sana bersama dengan Himbara dan BUMN lainnya. Saat ini kami akan fokuskan ke sana," ungkapnya.