Basuki menyatakan, pihaknya terus melakukan diskusi untuk menetapkan besaran tarif yang tepat bagi pengguna. "Kami diskusi terus supaya tidak memberatkan, tapi juga tidak merugikan, tujuannya memperlancar baik golongan satu maupun truk," katanya.
Baca juga: Tol Layang Jakarta-Cikampek Beroperasi Akhir November
Sementara itu, Direktur Utama Jasa Marga Desi Arryani menambahkan, penyesuaian tarif guna menyamakan antara pengguna lajur bawah dan atas dilakukan untuk memberikan kenyamanan dan memudahkan masyarakat.
"Jadi diharapkan masyarakat enggak usah bingung pikirkan soal tarif. Kalau mau jarak jauh ya naik ke atas, kalau jarak dekat ya ke bawah. Enggak ada perbedaan, bayarannya tetap," jelasnya.
Adapun Jalan Tol Layang Jakarta-Cikampek II akan mulai dibuka fungsional pada masa libur Natal 2019 dan Tahun Baru 2020 (Nataru). Meski demikian, rencananya penyesuaian tarif jalan tol akan dilakukan setelah masa libur Nataru.
(Kurniasih Miftakhul Jannah)