JAKARTA - Perum Bulog akan melepas stok beras yang sudah mengalami turun mutu sebanyak 20.000 ton cadangan beras pemerintah (CBP). Turunnya kualitas beras diduga karena tidak ada sistem penyimpanan yang baik di Bulog.
Chairman Institute for Foods and Agriculture Development Studies (IFADS) Iskandar Andi Nuhung mengatakan, mengelola cadangan pangan khususnya beras dengan baik itu, harus mempunyai sistem penyimpanan yang baik.
Baca juga: Rapat Bahas Beras, Jokowi Minta Data yang Akurat dan Terkonsolidasi
"Seperti udara diperhatikan, kemudian masuknya hama harus dicegah. Agar beras tersebut tidak turunkan mutu," ujar dia di Seribu Rasa Jakarta, Kamis (12/12/2019).
Dia menjelaskan, Indonesia ini negara kepulauan dengan tingkat sosial yang berbeda-beda. Maka itu, cadangan beras mesti ada. Pasalnya dengan banyaknya peristiwa gempa dan banjir cadangan pangan harus dipersiapkan.