JAKARTA - Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan menggelar rapat koordinasi terkait Light Rail Transit atau Laju Raya Terpadu (LRT) Jabodebek di kantor Kemenko Maritim dan Investasi, Jakarta.
Rapat tersebut dihadiri oleh Wakil Menteri BUMN Kartika Wiryoatmojo, Direktur Operasi II PT Adhi Karya (Persero) Tbk Pundjung Setya Brata dan beberapa pihak lainnya.
Baca Juga: Perkenalkan, Ir Dina si Pembuat Jembatan Lengkung Terpanjang di Dunia
Wakil Menteri BUMN Kartika Wiryoatmojo mengatakan, bahwa pembangunan LRT saat ini sedang fokus pembebesan tanah di daerah depo yang berada di Bekasi.
"Kita saat ini lagi uji coba kereta. Di mana kami akan diperluas uji coba. Saat ini uji coba kereta LRT masih Cibubur-Cililitan," ujar dia, Rabu (13/12/2019).
Baca Juga: Ikut Ngecor Jalur LRT Jabodebek, Erick Thohir: Semoga Selesai Tepat Waktu
Kereta LRT Jabodebek akan memasuki tahap uji coba pada jalur nanjak dan belok. Di mana selama ini uji coba masih pada jalur lurus saja.
"Kita coba standar naik, standar kaya MRT dari sisi kenyamanan, kedap suara, dari sisi speed. Jadi so far oke," ungkap dia.
Sementara itu, Direktur Operasi II PT Adhi Karya (Persero) Tbk Pundjung Setya Brata mengungkapkan bahwa pembangunan LRT Jabodebek ini masih sekitar 68%. Di mana yang masih tahap pembangunan yaitu, depo LRT Jabodebek kemudian rute Setiabudi-Dukuh Atas kalau yang lain sudah hampir semuanya nyambung.
"Sisa yang belum nyambung tinggal yang di depannya seperti Mampang. Nah Mampang itu Januari sudah nyambung semua. Sehingga sudah lunas semua," pungkas dia.
(Feby Novalius)