2. Miliki Kapabilitas dan Integritas yang Cukup
Di tempat yang berbeda, Staf Khusus Menteri BUMN Arya Sinulingga mengatakan, pihaknya menerima seluruh masukan dari publik untuk mengisi posisi Dirut Garuda. Terutama jika sosok yang diajukan memiliki kapabilitas dan integritas yang cukup untuk mengisi posisi ini.
Hanya saja nantinya nama-nama yang diajukan ini tetap saja akan melalui seleksi dari Tim Penilai Akhir (TPA) tanpa terkecuali. Tujuannya adalah untuk mendapatkan kandidat yang terbaik untuk mengisi bos Garuda Indonesia.
3. Garuda Segera Gelar RUPS
Menurut penyataan Arya, saat ini pemerintah baru menyerahkan surat pengajuan Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) kepada Otoritas Jasa Keuangan (OJK).
Rencananya RUPSLB ini akan berlangsung 45 hari sejak hari Senin lalu. Artinya, RUPSLB akan berlangsung pada 22 Januari 2020.
"Nama belum ada tapi pengajuan RUPSLB sudah diajukan," ucapnya.
(Kurniasih Miftakhul Jannah)