NEW YORK - Bursa saham Amerika Serikat (AS), Wall Street dibuka melemah, setelah dalam perdagangan kemarin ditutup pada level tertinggi.
Saham Boeing juga mengalami kerugian beruntun dalam empat sesi perdagangan, setelah perusahaan pesawat terbang akan menangguhkan produksi 737 MAX pada Januari 2020.
Baca Juga: Wall Street Meroket Ditopang Data Ekonomi AS
Saham Boeing turun 1,2% atau pembukaan terendah sejak Agustus. Di mana perusahaan dipaksa untuk menghentikan jalur perakitan terbesar dalam lebih dari dua dekade. Demikian dikutio dari Reuters, Selasa (17/12/2019).
Adapun indeks utama Wall Street, Dow Jones turun 35 poin atau 0,12%. Sementara S&P 500 turun 1,5 poin atau 0,05% dan Nasdaq turun hanya 1,25 poin.
Dalam perdagangan sebelumnya, Wall Street mendapat sentimen positif dari ekspektasi kesepakatan perdagangan AS-China dan Federal Reserve yang dovish. Kemudian musim pendapatan perusahaan yang kuat dan indikator ekonomi yang optimis. Tiga indeks utama yang diperdagangkan pun mencapai rekor pada.
Baca Juga: AS-China Umumkan Kesepakatan Perdagangan, Wall Street Berakhir Menguat
Pfizer Inc naik 1,1% setelah Food and Drug Administration AS menyetujui pembuat obat AS dan terapi kanker prostat Astellas Pharma Inc. Johnson & Johnson naik 1,3% setelah laporan bahwa Morgan Stanley meningkatkan stok menjadi "kelebihan berat badan" dari "bobot yang sama".
(Feby Novalius)