Disney Hapus Nama Fox dari 20th Century

Fabbiola Irawan, Jurnalis
Senin 20 Januari 2020 10:44 WIB
Disney Hapus Nama Fox (Foto: Business Insider)
Share :

JAKARTA – Walt Disney Company memutuskan untuk menghapus nama Fox dari studio produksi film 20th Century Fox. Langkah ini Disney lakukan untuk melepaskan atau menghilangkan jejak pemilik lamanya, yaitu Rupert Murdoch.

Baca Juga: Pengakuan Bob Iger soal Disney Akuisisi Fox dan Potensi PHK 4.000 Karyawan

Dengan adanya penghapusan nama Fox, Disney menunjukkan telah menyelewengkan wewenangnya kepada perusahaan yang dibeli bersama dengan film-film yang pernah dimiliki oleh perusahaan induk 21st Century Fox milik Murdoch, demikian seperti dikutip Business Insider, Senin (20/1/2020).

Baca Juga: Bob Iger Jadikan Disney Raja Media Dunia

Nantinya 20th Century Fox, yang sudah akrab sebagai pembuka film-film terkemuka, akan diganti dengan 20th Century Studios. Sebelumnya perubahan kata seperti ini juga pernah terjadi pada Fox Searchlight Pictures, yang kini namanya menjadi sebagai Searchlight Pictures.

Perubahan yang dilakukan Disney ini bertujuan untuk menjauhkan warisan Murdoch, yang juga berhubungan dengan jaringan Fox News, karena tidak terlalu populer di Hollywood.

“Saya pikir kata Fox berarti Murdoch dan itu tidak bagus,” ungkap seorang sumber Disney yang namanya tidak disebutkan.

Penghapusan ini dikarenakan status Murdoch yang makin meredup sehingga memengaruhi penjualan. Walau demikian, warisan Murdoch juga tak kalah pamor. Sebut saja seperti film Avatar, Titanic dan Serial Star Wars yang menjadi hiburan legenda.

Sebagai tambahan, beberapa bulan sebelum menjual Disney, Murdoch juga menjual sahamnya di Sky TV, yang merupakan pangsa pasar besar di Eropa. Murdoch juga terus mempertahankan pengaruhnya melalui kepemilikannya atas properti TV Fox, suratkabar The Times of London, The Sun, Ther Wall Street Journal, dan The New York Post.

(Dani Jumadil Akhir)

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita Finance lainnya