Pertumbuhan dana murah itu, terdiri dari penghimpunan tabungan sebesar Rp338,6 triliun atau tumbuh 6,1% yoy. Serta dari giro yang mencapai sebesar Rp200,5 triliun atau tumbuh 24,9% yoy.
Baca juga: Fakta Menarik Royke Tumilaar Jadi Dirut Bank Mandiri, Nomor 5 Paling Dinanti
Seiring dengan tumbuhnya DPK, kata Royke, perseroan memiliki permodalan dan likuiditas pada situasi yang baik. Tercermin dari rasio kecukupan modal (capital adequacy ratio/CAR)Bank Only di 21,38% dan Rasio Intermediasi Makroprudensial (RIM) di 93,93%.
"Rasio yang sangat baik ini jelas akan meningkatkan optimisme kami untuk bisa menjaga sustainabilitas kinerja,” kata dia.