JAKARTA - Hari Raya Imlek identik dengan kudapan khasnya yaitu kue keranjang. Kue ini biasa disajikan di meja-meja setiap rumah yang merayakan hari besar ini.
Namun seorang pedagang kue keranjang di Pasar Pancoran bernama Anton (59) mengaku penjualannya tahun ini menurun signifikan dari tahun sebelumnya. Hal ini ditandai dengan sepinya lalu lalang pembeli di Pasar Pancoran, Jakarta.
Baca juga: Prospek Industri Properti di Tahun Tikus Logam
"Dulu-dulu mah ramainya bukan main, 10 tahun atau 5 tahun yang lalu masih lumayan. Makin turun, makin drastis," ungkap Anton saat disambangi Okezone di Pasar Pancoran, beberapa waktu lalu.
Selain itu, Anton juga mengatakan keadaan ekonomi juga berperan besar dalam penurunan penjualannya jelang Imlek tahun tikus logam ini. Keadaan tersebut dinilainya membuat masyarakat mengurangi intensitas pembelian kue khas khas Imlek ini.
Baca juga: Feng Shui, Posisi Barang di Toko Juga Berpengaruh terhadap Penjualan
"Apalagi ekonomi kan sekarang lagi sulit, ya orang kalau kurang ekonomi ya gak usah beli banyak-banyak kan. Tadinya beli dua, sekarang satu," ujar Anton.
Anton juga menyampaikan omzet penjualan kue keranjangnya pun tak menentu. "Gak bisa diukur, enggak bisa diukur, kita enggak bisa berpatokan itu," kata Anton.
Kue keranjang ini dijual Anton dengan harga Rp40.000 satu kotak kue keranjang ukuran kecil, dan untuk satu kuenya dijual dengan harga Rp20.000. Kue keranjang biasanya disantap saat kue telah sedikit mengeras, sehingga lengketnya kue keranjang tak terlalu terasa.
Baca juga: Ini Perbedaan Tata Letak Feng Shui Rumah dengan Tempat Usaha
Begitu juga dengan, penjualan pernak-pernik di Pasar Pancoran semakin marak jelang Hari Raya Imlek. Namun maraknya penjualan ternyata tak sejalan dengan omset yang didapat.
Seorang penjual pernak-pernik khas Imlek di Pasar Pancoran, Jakarta bernama Alamsyah (50) mengaku penjualannya turun drastis di tahun ini. Penurunan ini dinilainya merupakan imbas dari penutupan jalan di sekitar Jalan Pancoran.
"Bukan turun lagi, tahun ini udah jauh, tinggal pulang modal doang. Mungkin akibat ekonomi atau jalanan ditutup," ujar Alamsyah kepada Okezone di Pasar Pancoran.