"Masuk hangar guna dilakukan pembersihan, sterilisasi dan perawatan," ujarnya dalam keterangan tertulis, Minggu (2/2/2020).
Di samping itu, bagi para awak pesawat setelah selesai bertugas akan menjalani proses karantina kesehatan. Terdapat 19 kru dan 30 tim medis yang ikut dalam penerbangan tersebut.
"(Awak pesawat) akan menjalani proses karantina kesehatan dalam tahapan pengawasan atau monitoring," imbuhnya.
Danang menyatakan, Batik Air berupaya dan berkomitmen untuk memberikan pelayanan terbaik dengan mengutamakan aspek keselamatan, keamanan dan kenyamanan penerbangan. Maka, dalam penerbangan penjemputan WNI tersebut, pihaknya patuh dan menjalankan kebijakan regulator dan standar prosedur operasi perusahaan.
Baca Juga: Kenapa Evakuasi WNI di Wuhan Pakai Batik Air, Bukan Garuda Indonesia?