JAKARTA - Badan Pusat Statistik (BPS) mencatatkan angka ekspor pada awal 2020 sebesar USD13,41 miliar. Angka ini mengalami penurunan dibandingkan bulan sebelumnya (Month to Month/MtM) sebesar 7,15% yang mencapai USD14,45 miliar.
Sedangkan jika dibandingkan periode yang sama tahun lalu juga mengalami penurunan 3,17%. Pada periode Januari 2019 lalu, ekspor USD13,93 miliar.
Baca Juga: Dampak Virus Korona Belum Berpengaruh pada Neraca Perdagangan RI di Awal Tahun
"Pada Januari 2020 nilai ekspor USD13,41 miliar. Kalau dibandingkan MtM turun 7,16%," ujar Kepala BPS Suhariyanto di Kantor Pusat BPS, Jakarta, Senin (17/2/2020).
Kontribusi terbesar dari ekspor di Januari berasal dari sektor non migas dengan angka mencapai USD12,61 miliar atau menyumbang 93,99% . Sementara untuk ekspor migas hanya mencapai USD810 juta saja.
Baca Juga: Neraca Dagang Januari 2020 Diprediksi Surplus USD67 Juta
Adapun menurut sektornya, ekspor migas turun 28,73% dibandingkan bulan sebelumnya dan turun 34,73% dibandingkan periode yang sama tahun lalu. Sementara sektor pertanian juga mengalami penurunan sebesar 20,24% dibandingkan bulan sebelumnya namun naik 4,54% dibandingkan periode yang sama tahun lalu.