Hadapi Virus Korona, Ini Daftar Insentif yang Diberikan Pemerintah

Vania Halim, Jurnalis
Jum'at 28 Februari 2020 13:17 WIB
Grafik Ekonomi (Foto: Okezone.com/Shutterstock)
Share :

JAKARTA - Virus Korona atau Covid-19 yang melanda beberapa negara di dunia menyebabkan jumlah wisatawan menurun. Untuk itu, Kementerian Keuangan (Kemenkeu) memiliki langkah antisipasi agar pariwisata Indonesia tidak terkena dampaknya.

Melansir dari Instagram Kemenkeu, Jumat (28/2/2020), Solusi untuk masalah ini, diberikan insentif untuk jaga sektor pariwisata Indonesia. Akan ada insentif untuk datangkan wisatawan mancanegara serta domestik.

Serta diberikan dukungan dana ke daerah untuk dukung objek wisata Indonesia. Selain itu, juga ada insentif untuk lindungi daya beli 40% masyarakat terbawah.

Baca Juga: Fakta-Fakta di Balik Diskon Pajak Besar-besaran, Siapa Saja yang Dapat?

Pendanaan ini dari tambahan di luar anggaran belanja APBN 2020. Berikut Okezone telah merangkum insentif yang dilakukan pemerintah untuk menjaga laju wisatawan agar stabil.

1. Insentif untuk Mendatangkan Wisatawan Mancanegara

Insentif diberikan kepada maskapai penerbangan, travel agent, dan perwakilan pariwisata di luar negeri sebesar Rp298,5 miliar.

2. Dukungan TKDD untuk Pariwisata

Hibah daerah untuk dukungan program pariwisata sebesar Rp147,7 miliar serta kompensasi penurunan tarif pajak hotel dan restoran senilai Rp3,3 triliun.

Baca Juga: Insentif Super Deduction Tax Segera Diterapkan

3. Insentif untuk wisatawan domestik

Insentif transportasi sebesar Rp443,3 miliar, pengurangan harga avtur Rp265,6 miliar, dan pengurangan tarif pelayanan jasa penumpang pesawat udara (PJP2U) senilai Rp99,8 miliar.

4. Insentif Lindungi Daya Beli untuk 40% Masyarakat Terbawah

Penambahan manfaat kartu sembako diberikan sebesar Rp4,56 triliun dan bantuan tambahan untuk subsidi rumah perumahan yang diberikan senilai Rp1,5 triliun.

(Kurniasih Miftakhul Jannah)

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita Finance lainnya