"Saya membangun sistem solar PV ini perjuangannya luar biasa karena ekosistemnya belum terbentuk," tutur Chief Financial Officer Warung Energi Nimas Pratiwi.
Lebih lanjut, Nimas mengungkapkan keinginannya untuk membangun kemampuan manufaktur dan integrasi sistem EBT. Ia berharap Warung Energi nantinya dapat menyediakan beberapa produk penyedia energi listrik berbasis energi terbarukan seperti pico solar home system, panel surya, pompa tenaga surya, dan berbagai produk EBT lainnya. "Ke depan kami tidak hanya di Solar PV saja," jelasnya.
(Menteri ESDM Sebut Potensi Investasi Energi Terbarukan Capai USD20 Miliar)
Warung Energi kini memiliki beberapa paket PLTS On-grid dan Off-grid yang dapat diaplikasikan untuk perdesaan, rumah, dan industri. Selain menawarkan produk, startup tersebut juga menawarkan jasa konsultasi, perencanaan hingga engineering design untuk klien yang ingin memasang PLTS.
"Kami ingin menciptakan pasar dan model usaha EBT yang berkelanjutan," pungkas dia.
(Dani Jumadil Akhir)