JAKARTA - Kementerian Badan Usaha Milik negara (BUMN) melakukan rasionalisasi anak dan cucu perusahaan BUMN, salah satunya PT Pertamina (Persero). Perseroan akan melakukan rasionalisasi terhadap 25 perusahaan.
Direktur Utama Pertamina Nicke Widyawati mengatakan, perseroan sudah melakukan kajian dan melihat rasionalisasi terhadap anak dan cucu Pertamina. Setelah diidentifikasi ada 25 perusahaan yang akan dilikuidasi dan divestasi ke depannya.
Baca Juga: Penggunaan Gas Elpiji Nonsubsidi Meningkat 15% Selama Work from Home
"Setelah melakukan kajian perusahaan ini sebagai besar secara operasional sudah tidak berajalan. Jadi 25 perusahaan," ujarnya, dalam telekonferensi, Jumat (3/4/2020).
Sesuai dengan kebijakan Kementerian BUMN, Nicke menegaskan bahwa karyawan yang perusahaannya terkena efisiensi ini tidak akan terkena Pemutusan Hubungan Kerja (PHK). Pekerja dari 25 perusahaan tersebut akan dialih penugasan ke anak usaha lain dan Pertamina sendiri.