WASHINGTON - Dana Moneter Internasional (IMF) akan memberikan keringanan utang langsung kepada 25 negara anggota. Sehingga memungkinkan negara-negara tersebut untuk fokus dalam memerangi pandemi virus corona.
Dirktur Pelaksana IMF Kristalina Georgieva mengatakan, dewan eksekutif IMF menyetujui batch pertama negara-negara untuk menerima hibah dalam menutupi kewajiban pembayaran utang mereka kepada IMF selama enam bulan pertama.
Baca Juga: Virus Corona, IMF Peringatkan Depresi Terburuk Sejak 1930
Dia mengatakan, dana CCRT saat ini ada sebesar USD500 juta, termasuk janji baru USD185 juta dari Inggris, USD00 juta dari Jepang, dan jumlah yang tidak diungkapkan dari China, Belanda dan lain-lain. IMF sedang berupaya untuk meningkatkan jumlah ketersediaan dana menjadi USD1,4 miliar.
"Ini memberikan hibah kepada anggota kami yang paling miskin dan paling rentan untuk menutupi kewajiban utang IMF mereka pada fase awal selama enam bulan ke depan dan akan membantu mereka menyalurkan lebih banyak sumber daya keuangan mereka dalam upaya darurat medis dan upaya bantuan lainnya," kata Georgieva, dilansir dari Reuters, Selasa (14/3/2020).
Baca Juga: Pemulihan Krisis Ekonomi Akibat Pandemi Corona Lebih Lama
Dia pun mendesak negara-negara donor lain untuk membantu mengisi kembali CCRT dan meningkatkan kemampuan IMF untuk memberikan bantuan layanan utang tambahan selama dua tahun penuh kepada negara-negara anggotanya yang paling miskin.
Sementara itu, Direktur Eksekutif Jubilee USA Network Eric LeCompte mengatakan, hibah itu akan membantu anggota termiskin IMF, termasuk Republik Afrika Tengah, yang hanya memiliki tiga tempat tidur unit perawatan kritis dengan jumlah populasi 5 juta.