JAKARTA - Harga Bahan Bakar Minyak (BBM) di dalam negeri tak kunjung diturunkan. Padahal parameter pembentuk harga bensin sudah mengalami perubahan. Seperti harga minyak mentah dunia saat ini anjlok ke level USD20 per barel.
Ada beberapa faktor yang membuat harganya anjlok hingga menyentuh level USD20 per barel atau bahkan sempat di bawahnya. Penyebab pertama, turunnya permintaan minyak hingga 30%, karena kebijakan di berbagai negara untuk beraktivitas di rumah.
Faktor kedua, di tengah turunnya harga minyak, Arab Saudi dan Rusia bersitegang untuk mempertahakan pasokan produksi guna memenuhi kebutuhan pasar. Hal ini pun menekan harga minyak.
Baca Juga: BBM Belum Turun, Kementerian ESDM Evaluasi Perkembangan Harga Minyak
Di Indonesia, harga rata-rata minyak mentah Indonesia selama Maret 2020 berdasarkan perhitungan Formula ICP, tertekan menjadi USD34,23 per barel. Ini berarti turun sebesar USD22,38 per barel dari USD56,61 pada Februari 2020.
Menurut Tim Harga Minyak Indonesia, penurunan harga rata-rata ICP Maret 2020 sejalan dengan perkembangan harga rata-rata minyak mentah utama di pasar internasional yang disebabkan oleh beberapa faktor, yaitu penetapan Covid-19 sebagai pandemi oleh WHO, serta penyebarannya yang semakin meluas mengakibatkan pemberlakuan lockdown di sebagian besar negara konsumen minyak mentah.
Selain itu, travel restriction di mayoritas negara di dunia sehingga mengakibatkan penurunan drastis permintaan minyak mentah secara global.