Meski Berpolemik, Sudah 7 Juta Orang Daftar Kartu Pra-Kerja

Giri Hartomo, Jurnalis
Rabu 22 April 2020 20:10 WIB
Komputer (Wikihow)
Share :

JAKARTA - Polemik tentang kartu pra kerja ternyata tidak membuat antusiasme masyarakat untuk mendaftar surut. Hal terbukti dari data user yang register hingga saat ini sudah mencapai 7 juta masyarakat.

Direktur Eksekutif Manajemen Pelaksana Kartu Pra Kerja, Denni Puspa Purbasari mengatakan jumlah 7 juta pendaftar ini merupakan data yang didapat akumulasi dari gelombang pertama dan kedua. Sementara untuk yang baru bergabung pada gelombang kedua jumlahnya mencapai 1 juta user.

 Baca juga: Menko Airlangga Sebut Anggaran Pra-Kerja Tak untuk Pelatihan Online Saja

"Total jumlah user yang telah bergabung di batch kedua. Kalau tadi akumulasi, kalau yang ini betul-betul yang bergabung di batch kedua jumlahnya sudah sampai 1.44.312 di jam 16.17 WIB," ujarnya dalam teleconfrence, Rabu (22/4/2020).

Angka pendaftar ini masih akan terus bertambah secara dinamis. Menginga penutupan pendaftaran batch kedua ini akan dilakukan pada besok sore pukul 16.00 WIB.

"Untuk pendaftaran gelombang kedua akan kami tutup besok, Kamis jam 16.00 WIB," ucapnya.

 Baca juga; Korban PHK Punya Skill, Pelatihan Online Prakerja Tak Menjawab Kebutuhan

Menurut Denni, banyaknya jumnlah pendaftar ini membuktikan kebutuhan akan pelatihan untuk pekerjaan masih sangat tinggi. Selain itu hal ini juga membuktikan jika pemerintah dapat menciptakan sebuah mekanisme pendaftaran yang itu mudah bagi masyarakat Indonesia.

"Angka yang begitu tinggi ini buktikan pemerintah dapat ciptakan mekanisme pendaftaran yang inklusif, accesable, mudah bagi masyarakat Indonesia yang itu refleksikan animo masyarakat di tambah dengan kemudahan untuk daftar plus informasi yang sampai ke masyarakat," jelasnya

Ke depan, pihaknya akan terus memperbaiki infrastruktur pendaftaran agar semakin mempermudah masyarakat yang ingin bergabung. Khususnya mengenai veririfkasi data yang banyak dikeluhkan oleh masyarakat selama pendaftaran dibuka.

"Karena kami belajar dari pengalaman karena proses data dan verifikasi kembali dan memastikan tidak terjadi kesalahan," kata Denni.

(Fakhri Rezy)

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita Finance lainnya