"Sampai sejauh ini dari Maret pertengahan itu sudah ada dampak, sampai akhir Maret 2020 aktivitas PO di Makssar turun 50%. Awal April ada 80% PO ga beroperasi," ucapnya.
Meskipun begitu lanjut Vicky, pihaknya mendukung penerapan larang mudik. Tujuannya agar pandemi virus corona ini segera berakhir dan pihaknya bisa mengoeprasikan seluruh armadanya dengan normal.
Sebab menurutnya, adanya pandemi virusx corona membuat pihaknya beserta karyawan berada dalam ketidakpastian. Karena tidak ada yang bisa memperediksi kapa pandemi virus corona ini akan berakhir dan operasional bus PO bisa kembali normal.
"Pada prinsipnya kami mendukung kebijakan pemerintah khususnya Permenhub nomor 25 tahun 2020 (tentang larangan mudik)," ucapnya.
(Kurniasih Miftakhul Jannah)