JAKARTA - Kebun binatang di Desa Demydiv, Ukraina dilanda krisis keuangan. Kebun binatang kehabisan uang dan hampir tidak dapat menutupi tagihan yang diperlukan untuk mempertahankan kondisi yang tepat untuk satwanya.
Bahkan Petugas kebun binatang Mykhailo Pinchuk mengatakan, dari 70 anggota staf, kebun binatang hanya mempertahankan 20 orang saja dengan gaji minimum.
Baca Juga: Tutup Pabrik di Tangerang, Produsen Sepatu Adidas PHK 2.500 Pekerja
Krisis keuangan membuat petugas kebun binatang harus menyesuaikan pola makan satwa. Harimau hanya diberi makan ayam, bukannya babi atau sapi yang lebih mahal, dan apel menggantikan mangga dan nanas untuk monyet.
Kondisi tersebut terjadi sejak Maret ketika pihak berwenang Ukraina memberlakukan karantina wilayah untuk menahan penyebaran virus corona. Otomatis tidak ada pengunjung yang diizinkan mengunjungi kebun binatang.