“Alhamdulillah Rupiah bergerak menguat yang semula hampir Rp17.000 sekarang sudah di bawah Rp15.000, kami meyakini Rupiah masih undervalue dan Rupiah ke depan Insha Allah bergerak stabil dan menguat,” imbuh Perry.
Baca Juga: Awal Pekan, Rupiah Menguat ke Rp14.915 per USD
Sebelumnya, Menteri Keuangan Sri Mulyani mengatakan nilai tukar Rupiah mengalami eskalasi sangat tinggi. Tercatat, pada Februari, nilai tukar berada pada Rp14.318 per USD. Namun memasuki pekan kedua Maret terjadi pelemahan ke Rp14.778 per USD.
"Dan terus berlanjut sampai 23 Maret level Rp16.575 per USD atau pelemahan 15,8% dibandingkan bulan sebelumnya," kata Sri Mulyani.
(Kurniasih Miftakhul Jannah)