JAKARTA – Harga emas berjangka di divisi COMEX New York Mercantile Exchange turun pada akhir perdagangan kemarin. Harga emas melemah karena data ekonomi AS menunjukkan tanda-tanda perbaikan.
Kontrak emas paling aktif untuk pengiriman Agustus turun USD1,4 atau 0,08% menjadi ditutup pada USD1.750,3 per ounce, dilansir dari Xinhua, Selasa (2/6/2020).
Baca Juga: Harga Emas Dunia Kembali Naik karena Ketegangan Geopolitik
Indeks manufaktur Institute for Supply Management naik menjadi 43,1% pada Mei. Sementara itu, Departemen Perdagangan AS melaporkan bahwa pengeluaran untuk proyek konstruksi AS turun lebih kecil dari yang diharapkan 2,9% pada bulan April.
Kenaikan pasar saham di seluruh dunia juga mengurangi harga emas. Investor memantau dengan ketat ketegangan antara China dan Amerika Serikat, serta meluasnya protes di seluruh Amerika Serikat, yang dapat memicu gelombang kedua covid-19.
Baca Juga: 2 Hari Berturut-turut Harga Emas Antam Turun
Di sisi lain, harga logam mulia lainnya, perak untuk pengiriman Juli naik 32,8 sen atau 1,77% menjadi ditutup pada USD18,827 per ounce. Platinum untuk pengiriman Juli naik USD26,5 atau 3,03% menjadi ditutup pada USD901,1 per ounce.
(Kurniasih Miftakhul Jannah)