JAKARTA - Pemerintah bakal mengucurkan dana talangan sebesar Rp8,5 triliun kepada Garuda Indonesia. Dana talangan ini akan dimasukan ke dalam Program Pemulihan ekonomi Nasional (PEN)
Direktur utama Garuda Indoensia Irfan Setiaputra mengatakan, kucuran dana tersebut bersifat talangan. Sehingga Garuda akan membayar kembali kepada pemerintah setelah kondisi keuangan sudah kembali stabil.
Baca juga: Haji 2020 Ditiadakan Jadi Pukulan Besar bagi Garuda Indonesia
"Kemenkeu sampaikan dana Rp8,5 triliun talangi itu minjemin bukan penanaman modal ini pinjaman, ini loan biasa aja," ujarnya dalam telekonferensi, Jumat (5/6/2020).
Menurutu Irfan, hingga saat ini pemerintah juga belum memtuskan besaran dari dana talangan ini. Sebab, Kementerian keuangan masih mengkaji skema-skema penyaluran yang pas untuk bisa disalurkan kepada perusahaan plat merah.