JAKARTA - Garuda Indonesia berhasil membukukan laba bersih sebesar USD6,98 juta atau sekitar Rp97,72 miliar (mengacu kurs Rp14.000 per USD) sepanjang 2019. Kinerja keuangan ini diumumkan pada Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) tahun anggaran 2019.
Direktur Utama Garuda Indonesia Irfan Setiaputra mengatakan, capaian laba bersih tersebut sejalan dengan kenaikan pendapatan usaha sebesar 5,59% dari pencapaian 2018 yaitu menjadi sebesar USD4,57 miliar. Pada 2019, Garuda juga berhasil mencatatkan perolehan positif pada laba usaha dengan nilai sebesar USD147,01 juta,
Baca juga: Garuda Bakal Dapat Dana Talangan Rp8,5 Triliun, untuk Apa?
"Capaian laba bersih tersebut sejalan dengan kenaikan pendapatan usaha sebesar 5,59% dari pencapaian tahun 2018, yaitu menjadi sebesar USD4,57 miliar," ujarnya mengutip keterangan tertulis, Jumat (5/6/2020).
Irfan menambahkan, capaian ini dapat diraih melalui strategi quick wins priority yang dijalankan Perusahaan. Misalnya melalui penguatan budaya Perusahaan berbasis People, Process & Technology.