Dari 142, Erick Thohir Pangkas BUMN di RI Jadi 80 Perusahaan

Fadel Prayoga, Jurnalis
Rabu 10 Juni 2020 10:18 WIB
Erick Thohir (Foto: Instagram)
Share :

JAKARTA - Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Erick Thohir berencana merampingkan lagi jumlah BUMN yang ada di Indonesia. Hal ini sebagai bentuk efisiensi di tubuh Kementerian BUMN.

Dari jumlah 142 BUMN, sudah menjadi 107 BUMN. Erick menargetkan pemangkasan jumlah BUMN menjadi 80 perusahaan.

“Khususnya pada situasi pandemi Covid-19 merupakan saat yang tepat untuk melakukan restrukturisasi untuk memperkuat posisi BUMN baik posisi keuangan maupun posisi dalam industri. Dari 142 BUMN sekarang ini kita bisa tinggal 107 BUMN. Ini akan kita turunkan terus kalau bisa ke angka 80," kata Erick di Jakarta, Rabu (10/6/2020).

Baca Juga: Erick Thohir Bakal Pangkas BUMN hingga Tersisa 70 Perusahaan 

Berkurangnya jumlah BUMN ini tidak lain karena lahirnya konsolidasi BUMN, di antaranya adalah sektor farmasi dan asuransi. Hingga saat ini Erick terus melakukan efisiensi di tubuh Kementerian BUMN.

Untuk sektor farmasi, Erick Thohir berhasil membuat holding BUMN Farmasi. Adapun PT Bio Farma (Persero) menjadi induk perusahaan. Sementara anggota perusahaannya adalah PT Kimia Farma Tbk dan PT Indofarma Tbk.

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita Finance lainnya