Misalnya, lanjut dia, ada pabrik yang ingin menggunakan singkong petani tapi harus dikumpulkan dari beberapa wilayah. Tentu pabrik akan lebih memilih impor langsung dari satu negara yang biayanya lebih murah.
Baca juga: Petani Mawar Alami Kerugian selama Pandemi Covid-19
“Contoh satu lagi juga jagung untuk pakan ternak yang besar masih impor, kita harus sama-sama agar kebutuhan industri di suplai dalam negeri,” ucapnya.
Menurutnya, bila petani hanya produksi untuk konsumsi saja tidak ada nilai tambah. Namun jika petani masuk ke industri untuk bahan olahan akan ada nilai yang lebih besar dan penciptaan lapangan kerja.
(Kurniasih Miftakhul Jannah)