Saat ini situasi penanganan dan pemulihan Covid-19 terus dilakukan, kini Indonesia mulai bersiap hadapi situasi tatanan kehidupan baru atau new normal, di mana aktivitas perekonomian mulai dibuka secara bertahap oleh Pemerintah.
Salah satu sektor yang paling diharapkan segera bangkit karena pandemi yaitu usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) di berbagai bidang seperti kuliner, fashion, dan barang kebutuhan sehari-hari.
Yang menjadi pelajaran penting, layanan digitalisasi telah membuat para pelaku usaha bertahan di tengah pandemi Covid-19. Digitalisasi meminimalkan kontak secara langsung, yang berarti juga ikut berperan meminimalkan risiko penyebaran virus Covid-19.
Saat ini baru 13% UMKM di Indonesia yang berbisnis secara digital. Oleh karena itu, untuk mendorong UMKM bertransformasi go-digital. Grab Indonesia hadir berkontribusi dengan meluncurkan aplikasi serba bisa untuk mitra merchant yaitu GrabMerchant.
GrabMerchant merupakan platform all-in-one yang ditujukan untuk membantu UMKM di Indonesia agar berkembang di era ekonomi digital dan beradaptasi dengan tatanan baru.
Dalam peluncuran GrabMerchant yang dihadiri oleh Menteri Koperasi dan UKM RI, Teten Masduki pada konferensi pers virtual, Kamis (11/6). Teten menyambut baik dan mengapresiasi peluncuran GrabMart, platform all in one yang membantu UKM menjalankan bisnis mereka secara online serta melakukan efisiensi biaya operasional, karena dapat membantu UMKM memasuki new normal.
“UMKM adalah sektor yang menjaga roda perekonomian kita tetap berputar, oleh karena itu kita harus memastikan kelangsungan bisnis mereka di tengah masa transisi ke arah tatanan kehidupan baru atau new normal,” ujar Teten pada Kamis (11/6).
Menurut Teten, pandemi Covid-19 telah menunjukkan pentingnya digitalisasi dan UMKM yang telah mengadopsi teknologi digital dapat terus beroperasi serta meminimalisir dampak pandemi terhadap bisnis mereka.
“Platform GrabMerchant terbaru dari Grab merupakan inovasi yang sangat dibutuhkan saat ini dan akan sangat membantu mempercepat transformasi digital para UMKM di Indonesia sehingga mereka dapat beradaptasi dan berkembang dalam era ekonomi digital,” tegasnya.
GrabMerchant membuka peluang UMKM melakukan digitalisasi secara menyeluruh termasuk menerima pembayaran digital. Dengan fitur pendaftaran mandiri, para pelaku bisnis kuliner dapat mengunduh aplikasi GrabMerchant dan membuka toko atau restoran online mereka dengan mengikuti proses pendaftaran dan mulai berjualan di GrabFood dalam waktu 24 jam.
Selain itu, fitur-fitur di GrabMerchant memungkinkan pemilik usaha menjalankan manajemen operasional, melacak dan menganalisis kinerja bisnis, menyelesaikan pembayaran, melakukan manajemen persediaan, pemasaran, dan aplikasi produk keuangan.
Salah satu tantangan UMKM adalah persediaan akibat biaya angkut yang tinggi serta ketidakpastian pasokan sehingga mereka tetap harus membeli dengan harga eceran yang tinggi. Kondisi sulit ini dijawab dengan hadirnya fitur grosir di mana Grab telah bekerja sama dengan mitra penyedia bahan-bahan yang berkualitas di berbagai kota, seperti TaniHub dan Sayurbox.
Para mitra tersebut menyediakan bahan berkualitas dengan harga grosir sekaligus menyediakan layanan pengiriman satu hari setelah pesan. Saat ini layanan tersedia untuk 100.000 mitra merchant di beberapa wilayah di tujuh kota di Indonesia.
Tak hanya itu, banyak fitur yang disediakan dalam aplikasi ini, seperti fitur pemasaran yang memungkinkan pengguna membuat iklan dan fitur laporan bisnis untuk menganalisis kinerja penjualan, efisiensi operasional, perilaku konsumen, dan efektivitas kampanye pemasaran yang dilakukan.
Managing Director Grab Indonesia, Neneng Goenadi mengatakan, platform GrabMerchant ini merupakan salah satu realisasi dari komitmen jangka panjang “Grab for Good” untuk membantu percepatan transformasi digital UMKM di Indonesia.
“UMKM merupakan tulang punggung dari perekonomian Indonesia, akan tetapi sebagian besar dari mereka masih offline. Oleh karena itu, para UMKM ini harus segera melakukan transformasi digital atau mereka akan tertinggal jauh dari UMKM lain yang sudah berbasis online," ujar Neneng dalam konferensi pers virtual tersebut.
Ia menambahkan, GrabMerchant menyediakan solusi bisnis yang mudah digunakan untuk membantu mereka memulai, menjalankan, dan mengembangkan bisnis online mereka secara mandiri.
Aplikasi GrabMerchant sudah dapat diunduh di Google Play Store, dan web portal akan diluncurkan pada Juli 2020 mendatang. Para mitra merchant yang telah bergabung dengan GrabFood harus memperbarui aplikasi GrabFood merchant untuk menggunakan GrabMerchant.
CM
(Yaomi Suhayatmi)