Rombak Abis Direksi BUMN Karya, Erick Thohir Konsultasi ke Menteri PUPR

Giri Hartomo, Jurnalis
Jum'at 12 Juni 2020 19:25 WIB
Menteri BUMN Erick Thohir (Foto: Okezone.com)
Share :

JAKARTA - Kementerian Badan Usaha Milik Negara (BUMN) buka suara terkait perombakan Direksi di perusahaan plat merah konstruksi. Mengingat, seluruh BUMN karya yang dilakukan perombakan oleh Erick Thohir.

Menurut Menteri BUMN Erick Thohir, dalam pemilihan Direksi BUMN karya, perusahaan melakukan penilaian di internal. Selain itu, dirinya juga meminta pendapat dari Menteri terkait dalam hal ini Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Basuki Hadimuljono.

 Baca juga: Erick Thohir Tak Mau Bos BUMN Diganti Tiap Tahun

"Proses yang dilakukan sekarang ini kan beda. Selain internal assementnya poin nomor dua kita melibatkan menteri terkait yang membantu. Menteri PUPR. Mereka bantu kami cek kerjanya benar atau tidak," ujarnya di Kementerian BUMN, Jakarta, Jumat (12/6/2020).

Menurut Erick, pola penilaian ini sangat penting untuk melihat kinerja dari Direksi. Selain memang langkah ini dilakukan untuk menghindari adanya unsur ketidaksukaan dalam pemilihan Direksi

"Ini untuk check and balance agar tidak ada pemikiran BUMN dipimpinan saya itu ibarat 'menara gading'. Saya yang pilih, saya yang teken, kan ini demi kepentingan bersama," kata Erick.

 Baca juga: Erick Thohir Sindir Banyak BUMN Miliki Bisnis yang Sama

Selain lewat dua mekanisme tadi, dirinya juga melakukan penilaian berdasarkan realita di lapangan. Dirinya mencari tahu lewat jaringan yang dimoliki apakah kinerja dari Direksi ini sudah sesuai arahan atau belum.

"Pola menarik adalah public preseption. BUMN itu kan bekerja dengan swasta dengan desa dengan Universitas tertentu poin nomor tiga ini saya punya jaringan di lapangan," jelasnya.

Asal tahu saja, beberapa waktu lalu ada enam perusahaan karya yang melakukan perombakan jajaran Direksi. Pertama adalah PT Adhi Karya (Persero) yang mencopot Budi Harto dari posisi Dirut digantikan oleh Entus Asnawi Mukhson yang sebelumnya menjabat sebagai Direktur Keuangan Adhi Karya.

Kedua adalah PT PP (Persero) yang mengganti Lukman Hidayat dan Novel Arsyad di posisi Direktur Utama. Selanjutnya adalah di Hutama Karya yang mencopot Bintang Perbowo dan digantikan oleh Budi Harto di posisi Direktur Utama.

Selanjutnya, Direktur Utama Waskita Karya I Gusti Ngurah Putra yang dicopot dan digantikan oleh Destiawan Soewardjono. Lalu ada Tumiyana yang dicopot dan digantikan oleh Agung Budi Waskito.

Lalu yang terakhir adalah dicopotnya Desi Arryani dari Direktur Utama Jasa Marga. Posisinya digantikan oleh Subakti Sukur yang sebelumnya menjabat sebagai Direktur Operasional II Jasa Marga.

(Fakhri Rezy)

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita Finance lainnya