Erick Thohir Sindir Banyak BUMN Miliki Bisnis yang Sama

Fadel Prayoga, Jurnalis
Rabu 10 Juni 2020 10:21 WIB
Erick Thohir (Foto: Okezone)
Share :

JAKARTA - Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Erick Thohir menggaris bawahi ke depannya, pihaknya akan terus meningkatkan efisiensi dan restrukturiasi BUMN.

Diakuinya, saat ini masih banyak BUMN yang memiliki lini bisnis yang sama dan berpotensi untuk dikonsolidasi.

“Bersama dengan Kementerian Keuangan, kami akan membuat Surat Keputusan Bersama (SKB) mengenai tata kerja pelaksanaan Tim Restrukturisasi BUMN. Saat ini, SKB sedang dikaji oleh Kementerian Keuangan. Selanjutnya kami juga akan berdiskusi dengan kementerian teknis terkait,” kata Erick di Jakarta, Rabu (10/6/2020).

Baca Juga: Dari 142, Erick Thohir Pangkas BUMN di RI Jadi 80 Perusahaan

Sebelumnya, Erick Thohir menyindir perusahaan negara yang punyak banyak anak usaha dan cucu perusahaan. Di antaranya, Garuda Indonesia, Krakatau Steel dan Pertamina.

Erick menilai langkah tersebut tidak efektif bagi kinerja BUMN. Pasalnya, BUMN yang sehat akan terbebani oleh anak perusahaan yang kinerjanya kurang baik. Maka dari itu, pembentukan anak dan cucu BUMN kini dimoratorium.

Baca Juga: Sri Mulyani Cari Utang Rp812 Triliun, Dipakai Erick Thohir Rp108 Triliun untuk BUMN

Erick mencontohkan, BUMN dengan anak usaha yang banyak justru terlilit utang hingga triliunan Rupiah. Seperti masalah utang pada Krakatau Steel.

"Krakatau Steel ini mempunyai anak perusahaan yang berjumlah 60. Jadi, apabila bapak ibu tanya saya, bisa tidak mereview Krakatau Steel dalam waktu seminggu. Saya angkat tangan, karena jumlahnya 60," ujar dia.

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita Finance lainnya