Kabar Baik, Bio Farma Targetkan Produksi Vaksin Covid-19 Awal 2021

, Jurnalis
Sabtu 13 Juni 2020 13:23 WIB
Virus Corona (Foto: Ilustrasi Shutterstock)
Share :

Sementara itu, Ali Ghufron Mukti dari Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) menyatakan, kolaborasi dengan negara lain memang lebih cepat dari pada memaksa melakukannya sendiri.

Namun dia mengingatkan, kolaborasi juga harus mendorong transfer teknologi dan keahlian ke tanah air.

"Kerja sama dimungkinkan tapi jangan sampai kita hanya sebagai potensial market,” tegasnya.

Kementerian BUMN Dorong Vaksin Teknologi Baru

Wakil Menteri BUMN Budi Sadikin Gunadi mengatakan, selain mengembangkan vaksin tipe inactivated virus, dia meminta Bio Farma mengembangkan vaksin tipe mRNA yang menggunakan teknologi lebih baru.

"Walau saya tahu, vaksin ini sangat susah, belum tentu berhasil, yang sudah maju kayak di Oxford juga kemudian mundur lagi. Tapi let’s do something, and bring us forward ke depan," desaknya dalam kesempatan yang sama seperti dilansir VOA Indonesia, Jakarta, Sabtu (13/6/2020).

Namun peneliti dari John Curtin School of Medical Research, Australian National University, Ines Atmosukarto, mengingatkan soal metode terbaru itu. Meski sedang dikembangkan beberapa perusahaan farmasi di Amerika Serikat, belum ada vaksin yang berhasil mencapai produksi komersial.

"Belum memiliki produk di pasaran yang menggunakan platform tersebut. Jadi sebenarnya platform tersebut masih belum terbukti secara komersial, terangnya.

Dia juga memperingatkan, bahwa meski produksi vaksin dipercepat, jangan sampai produksinya lengah. Dia khawatir ada efek samping yang luput dari pengamatan.

"Yang mungkin belum sempat kita prediksi karena proses pengembangannya yang sangat diperpendek, itu bisa membawa efek publik dan kepercayaan terhadap vaksin," tambahnya yang juga mendirikan perusahaan farmasi, Lipotek di Australia.

(Dani Jumadil Akhir)

Halaman:
Lihat Semua
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita Finance lainnya