Bio Farma Ajukan Harga Baru Tes PCR Rp89.100

Suparjo Ramalan, Jurnalis · Selasa 09 November 2021 15:17 WIB
https: img.okezone.com content 2021 11 09 320 2499102 bio-farma-ajukan-harga-baru-tes-pcr-rp89-100-bMflL6ldIG.jpg Bio Farma Ajukan Penurunan Harga PCR. (Foto: Okezone.com)

JAKARTA - PT Bio Farma (Persero) mengusulkan harga tertinggi reagen polymerase chain reaction (PCR) sebesar Rp89.100. Tarif tersebut sudah termasuk Pajak Pertambahan Nilai (PPN).

Direktur Utama Bio Farma, Honesti Basyir mengatakan, pihaknya masih melakukan pengajuan harga tersebut. Saat ini, harga yang tertera dalam e-katalog masih di angka Rp194.000, termasuk PPN.

Baca Juga: Dirut Bio Farma Sebut Harga Tes PCR Akan Terus Turun

"Harga e-katalog yang masih tayang saat ini, masih di (angka) Rp194.000 (termasuk PPN), yang tayang sejak Februari 2021. Dan saat ini sedang dalam proses pengajuan harga baru menjadi Rp89.100 (termasuk PPN)," ujar Hinesti, Selasa (9/11/2021).

Berdasarkan struktur biaya (cost) reagen PCR milik Bio Farma, tercatat sejumlah harga komponen yang terterah. Misalnya biaya produksi dan bahan baku mencapai 55%.

Baca Juga: Dulu Harga PCR Rp3,5 Juta Kini Jadi Rp257.000, Begini Penjelasan Bio Farma

Kemudian, biaya operasional sebesar 16% lalu biaya distribusi 14%, royalti 5% margin bio 10% lalu harga publish (exc PPN) Rp90.000, hingga harga E-katalog (exc PPN) mencapai Rp81.000.

Menurutnya, struktur cost memang sedikit berbeda dari masing-masing layanan kesehatan. Di internal Holding BUMN Farmasi saja, struktur costnya berbeda-beda.

"Ini tergantung dari lab-nya masing-masing. Tergantung Juga dari bisnis model yang mereka lakukan. Ini adalah struktur cost yang dilakukan dan kami ambil, contohnya dari lab Bio Farma sendiri, tapi nanti Kimia Farma dan Indofarma yang mereka memiliki lab yang jauh lebih besar, mungkin juga akan memberikan gambaran yang sedikit berbeda," ungkap dia.

Adapun harga PCR yang pernah ditetapkan Bio Farma diantaranya, sejak Agustus 2020, perseroan menetap Biocov sebesar Rp325.000 per test. Kemudian, tarifnya menurun pada September tahun lalu atau menjadi Rp250.000 per test. Lalu, menjadi Rp90.000 per test pada Oktober 2021.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini