Sebelumnya, PT Perusahaan Listrik Negara (PLN) mencatat ada 4,3 juta pelanggan yang terdata mengalami lonjakan tagihan listrik. Di mana, melonjak hingga di atas 20% dari tagihan bulan sebelumnya.
Baca juga: Cara Cegah Kehebohan Lonjakan Tagihan Listrik
Direktur Niaga dan Manajemen Pelanggan yang dijabat oleh Bob Saril mengatakan bahwa dari jumlah tersebut ada sekira 1,75 juta sudah dikelola secara sistem otomatis. Bahkan sudah masuk ke program perlindungan lonjakan tagihan listrik di mana dengan dicicil di tiga bulan ke depan.
"Tetapi untuk sekira 2,25 juta pelanggan itu ini yang kita lihat ada juga tidak melaporkannya karena kenaikannya 23%-25% itu kan rata-rata," ujarnya.
(Fakhri Rezy)