Baca juga: Fokus Kembangkan Industri Minerba, Menko Luhut: Indonesia Kekurangan Sarjana Teknik
"China sudah mulai beroperasi beberapa kegiatan pertambangan dan smelter sehingga harga dalam dua minggu terakhir ini mulai menanjak kembali. Tentunya ini berupa harapan," ucapnya.
Menurut Irwandy, penurunan harga komoditas tambang ini tidak terlepas dari berhentinya aktivitas penambangan di sejumlah negara produce seperti Chili hingga Argentina. Bahkan kedua negara tersebut menutup perbatasan untuk mencegah masuknya virus.
"Jadi beberapa produsen dunia seperti Chili, Argentina mulai membatasi kegiatan produksi dan menutup perbatasan sehingga menurunkan permintaan bahan baku mineral logam dari tambang," kata Irwandy.
(Kurniasih Miftakhul Jannah)