JAKARTA - Kota Tenino menggunakan uang kayu sebagai stimulus ekonomi imbas virus Corona atau Covid-19. Hal ini untuk membantu perekonomiannya agar tetap bertahan.
Uang kayu tersebut sempat digunakan pada tahun 1930-an. Namun, imbas pandemi, uang tersebut diaktifkan kembali.
Puluhan tahun setelah diciptakan uang tersebut, kini kembali digunakan imbas depresi yang sangat besar. Kota ini menggunakan dana dari simpanan daruratnya untuk diberikan kepada warga yang membutuhkan hingga sebesar USD300 per bulan dalam mata uang kayu untuk dibelanjakan di kota itu.
Baca juga: Ekonomi Merosot Imbas Covid-19, Kota Ini Gunakan Uang Kayu untuk Transaksi
Bagaimana kah bentuknya?