Begini Bentuk Uang Kayu yang Muncul Kembali Gegara Corona

, Jurnalis
Rabu 24 Juni 2020 16:00 WIB
Uang Kayu Tenino (Hustle)
Share :

JAKARTA - Kota Tenino menggunakan uang kayu sebagai stimulus ekonomi imbas virus Corona atau Covid-19. Hal ini untuk membantu perekonomiannya agar tetap bertahan.

Uang kayu tersebut sempat digunakan pada tahun 1930-an. Namun, imbas pandemi, uang tersebut diaktifkan kembali.

Puluhan tahun setelah diciptakan uang tersebut, kini kembali digunakan imbas depresi yang sangat besar. Kota ini menggunakan dana dari simpanan daruratnya untuk diberikan kepada warga yang membutuhkan hingga sebesar USD300 per bulan dalam mata uang kayu untuk dibelanjakan di kota itu.

Baca juga: Ekonomi Merosot Imbas Covid-19, Kota Ini Gunakan Uang Kayu untuk Transaksi

Bagaimana kah bentuknya?

 

Mengutip VoA Indonesia, Jakarta, Rabu (24/6/2020), uang kayu atau angka yang tercetak di atas keping kayu dan mewakili sebuah nilai moneter. Mulai digunakan pada 1931 ketika bank-bank di sebuah kota di negara bagian Washington kehabisan uang tunai di tengah Depresi Besar.

 Baca juga: Berbentuk Uang Kayu, Kota Ini Beri USD300/Bulan ke Warganya

Mata uang itu dibuat dengan ketebalan, ukuran dan fleksibilitas kartu indeks. Dicetak pada alat cetak era 1890-an yang sama yang pernah digunakan untuk mencetak mata uang selama masa Depresi dan surat kabar lokal.

Uang kayu itu tidak dapat digunakan untuk membeli alkohol, tembakau, atau ganja. Tempat-tempat usaha bisa menukarkan uang kayu itu dengan uang dolar yang sebenarnya di Balai Kota – atau menjualnya di tempat lain.

Baca juga: Uang Koin Rp1.000 Kelapa Sawit Dijual Rp100 Juta, BI Minta Masyarakat Hati-Hati

Beberapa pedagang mengatakan mereka telah ditawari nilai jual tiga kali nilai nominal oleh kolektor uang dari berbagai penjuru Amerika.

Uang tersebut memang digunakan untuk bantuan sosial, di mana akan memberikan hingga USD10 ribu ke warganya. Di mana masing-masing kepala keluarga USD300 yang memenuhi syarat program tersebut.

"Jadi, saya mencetak 400 uang kayu bernilai masing-masing dua puluh lima dolar, dan ini akan diberikan kepada keluarga-keluarga itu dan mereka dapat membelanjakannya untuk membayar tagihan. Mereka dapat membeli bahan makanan, membeli bahan bakar, apa pun yang mereka perlakukan,” Presiden Masyarakat Sejarah South Thurston, Loren Ackerman.

Tenino, dengan populasi 1.800, berjarak sekitar 25 menit dengan kendaraan bermotor ke arah selatan dari ibu kota negara bagian, Olympia.

(Fakhri Rezy)

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita Finance lainnya