Selanjutnya pada rentan usia 31 -40 tahun tumbuh 113,85%. Sedangkan untuk usia 41 tahun ke atas masih mengalami pertumbuhan namun jumlahnya relatif rendah.
"Segmen di atas 41 tahun berumbuh tapi lebih rendah dibanding usia bawahnya," kata Hasan.
Menurut dia, meningkatnya jumlah investor milennial karena pihaknya sudah melakukan pendekatan aksesibilitas pada investor ritel yang berudia muda. Misalnya saja dengan menggulirkan kampanye Yuk Nabung Saham, lalu menggandeng agen mitra untuk membuka rekening dengan jumlah saldo rekening awal yang sangat terjangkau.
"Yang sekarang dpt memulai di angka Rp100 ribu. Itu ternyata menarik invstor usia muda untuk memulai di pasar modal kita khususnya di pasar saham," katanya.
(Dani Jumadil Akhir)