JAKARTA - Pandemi Covid-19 berdampak pada semua sektor usaha, termasuk para pekerja EO (event organizer). Demi tetap mendapat pemasukan, tiga pekerja EO di Solo banting setir dengan berjualan buah secara online.
Biasanya sibuk di balik layar pertunjukan seni atau pertemuan, kini Jamila, 21, bersama Okta, Toro, Rika, lebih banyak beraktivitas di pasar. Mereka tampak menunggu pesanan buah atau sayur dari pelanggan di lantai II Pasar Gede, Solo.
Sekitar 10 menit berselang, satu pelanggan dari Kelurahan Nusukan memesan buah melalui aplikasi perpesanan. Bergegas mereka berbagi tugas. Jamila dan Rika membuat nota dan melakukan pembukuan.
Baca Juga: Menggiurkan, Bisnis Ikan Cupang Raih Cuan Puluhan Juta Rupiah
Toro mengemas buah lalu memasukkan buah pada boks. Sedangkan, Okta mengantar pesanan ke rumah pelanggan.
Hampir tiga bulan ini mereka menyediakan layanan pembelian buah dan sayur secara daring. Para pekerja EO yang tergabung dalam bakulbuah itu melayani pembelian buah warga Soloraya. Pemesanan dibuka setiap hari mulai pukul 06.00 WIB sampai pukul 21.00 WIB.
Jamila, Okta, Toro, dan Rika merupakan pekerja perusahaan EO. Mereka bergabung dengan bakulbuah karena tidak mendapatkan pekerjaan dari EO akibat pandemi Covid-19.
Baca Juga: Cara Memulai Bisnis, Cepat dan Jangan Kehilangan Momentum
Penghasilan Jualan Buah/Sayur Online Tak Jauh Beda
“Sempat sepi job karena pembatalan acara. Untuk sementara diminta bekerja di sini. Alhamdulilah penghasilan sama saja,” kata Jamila, dikutip dari Solopos, Senin (29/6/2020).
Hal yang sama dialami, Toro, 51 yang bertahun-tahun menghandel berbagai acara harus mengelola buah dan sayuran di Pasar Gede. Sejumlah pelonggaran dari Pemerintah Kota (Pemkot) Solo belum mampu menggerakkan roda bisnis usaha EO Kota Solo.
“Semua event berhenti. Daripada menganggur, kami mencoba bakul buah untuk sementara waktu. Sekarang ini yang berjalan baru event virtual,” papar pekerja EO itu.
Pemilik Bakulbuah, Antok Boni Trisnanto, menjelaskan memilih usaha tersebut untuk bertahan kala pandemi Covid-19 karena memiliki jaringan pedagang buah Pasar Gede.