JAKARTA - Kartu kredit memang memudahkan bagi para penggunanya yang ingin bertransaksi tanpa menggunakan uang tunai untuk makan di restoran, jalan-jalan hingga untuk pembayaran buku dan seragam anak sekolah. Bagi yang kekurangan uang tunai, alangkah baiknya kartu sakti itu digunakan untuk melunasi pembayaran kebutuhan sekolah tersebut.
“Justru hal tersebut bisa menjadi solusi apabila saat ini orangtua sudah mulai kekurangan uang cash, namun yakin bulan depan ada pemasukan yang cukup untuk membayarkan tagihan kartu kredit tersebut,” kata Perencana Keuangan dari Advisors Alliance Group Andy Nugroho kepada Okezone, Rabu (8/7/2020).
Baca Juga: Keuangan Mepet untuk Bayar Sekolah, Lebih Baik Pakai Dana Darurat
Menurut dia, apabila seseorang menggunakan kartu kredit maka dia harus sudah bisa memastikan bahwa sebelum jatuh tempo pembayarannya sudah harus dilunasi, sehingga tak terkena beban bunga.
“Nah, solusinya bisa dengan gesek kartu kredit dulu, pas dapat penghasilan bulan depannya segera dilunasi,” ujarnya.
Dia meminta kepada setiap pengguna kartu kredit yang tak bisa memastikan pembayaran sebelum jatuh tempo agar tak menggunakan pembayaran seragam atau buku dengan cara menggesek. Karena nantinya akan terbebani dengan cicilan yang dibarengi dengan bunga yang terus membengkak setiap harinya.
Baca Juga: Biaya Pendidikan Anak Makin Mahal, Investasinya Harus Dimulai Kapan?
“Yang kurang baik apabila sebenarnya dana untuk melunasinya ada dan tidak ada kebutuhan2 mendesak lainnya, namun pelunasan kartu kreditnya dengan cara dicicil atau pembayaran minimum. Hal ini sebaiknya dihindari karena justru akan membuat kita secara total akan membayar lebih banyak dari belanja seharusnya karena terkena bunga berbunga,” katanya.
Sebagai informasi, pendaftaran jalur tahap akhir Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) di DKI Jakarta bakal berakhir pada Rabu (8/7/2020) ini. Jalur tahap akhir ini dibuka sejak 7 Juli 2020 pukul 08.00 hingga 8 Juli 2020 pukul 15.00 WIB.
Jalur ini diperuntukkan bagi calon peserta didik baru (CPDB) yang berdomisili di Jakarta, lulusan tahun 2020 untuk jenjang SMP dan SMA, serta belum diterima pada PPDB jalur sebelumnya.
(Kurniasih Miftakhul Jannah)