JAKARTA – Di masa pembatasan sosial berskala besar (PSBB) transisi anak sekolah masih belum diizinkan beraktivitas di sekolahnya. Dengan begitu bocah-bocah di bawah itu kerap menghabiskan waktu di rumahnya masing-masing.
Kebiasaan anak yang muncul setelah waktu banyak dihabiskan di rumah adalah jajan di warung kelontong atau tukang jajanan yang lewat di depan rumahnya. Nafsu makan yang tinggi memang wajar di masa pertumbuhan, tapi frekuensi jajan pun juga harus diatur agar kantong orangtuanya tak jebol.
Baca Juga: Dear Parents, Siapkan Tabungan untuk Uang Pangkal Sekolah agar Tak Kedodoran
Perencana Keuangan dari Advisors Alliance Group Andy Nugroho mengatakan masalah itu sebenarnya bisa diakali ketika orangtuanya kreatif. Salah satunya dengan mengajarkan sang buah hati untuk memasak dan membuat cemilan-cemilannya sendiri.
“Orangtua bisa mengakali dengan lebih rajin dan belajar juga untuk memasak dan membuat cemilan2 bagi anak2nya, karena bisa menghemat dana dan juga lebih yakin akan faktor higienitas dan nutrisi dari makanan yang dibeli,” kata Andy kepada Okezone, Rabu (8/7/2020).