Harga Minyak Dunia Bergerak Flat Dibayangi Peningkatan Kasus Covid-19

Natasha Oktalia, Jurnalis
Rabu 15 Juli 2020 10:08 WIB
Harga minyak (Foto: Ilustrasi Shutterstock)
Share :

JAKARTA - Harga minyak menguat tipis cenderung stagnan pada perdagangan kemarin. Pergerakan harga minyak tak banyak karena para pedagang tetap berhati-hati di tengah meningkatnya kasus virus corona di Amerika Serikat dan di seluruh dunia.

Minyak West Texas Intermediate (WTI) untuk pengiriman Agustus naik 19 sen menjadi USD40,29 per barel di New York Mercantile Exchange, sementara minyak mentah Brent untuk pengiriman September naik 18 sen menjadi ditutup pada USD42,90 per barel di London ICE Futures Bertukar.

Baca juga; Harga Minyak Dunia Anjlok Imbas Kekhawatiran Lockdown Kedua

"Sentimen di pasar minyak terus berfluktuasi antara bantuan pada disiplin produksi yang baik yang ditunjukkan oleh OPEC + dan ketakutan akan konsekuensi dari corona virus untuk permintaan," kata Analis energi di Commerzbank Research Eugen Weinberg dilansir dari Xinhua, Rabu (15/7/2020).

Organisasi Negara Pengekspor Minyak (OPEC) dan sekutu-sekutunya, sebuah kelompok yang dikenal sebagai OPEC +, sepakat untuk memperpanjang penurunan produksi 9,7 juta barel per hari bersejarah sampai akhir Juli, dalam rangka mengatasi kekenyangan pasokan di tengah krisis corona virus.

Baca juga: Harga Minyak Naik Tipis, Investor Nantikan Pembukaan Perekonomian Dunia

Pedagang sedang menunggu langkah berikutnya dari OPEC + di tengah ketidakpastian COVID-19 karena Komite Pemantau Bersama Bersama kelompok itu dijadwalkan bertemu hari ini. Dalam laporan bulanan yang dirilis Selasa, OPEC mengatakan permintaan minyak global diperkirakan akan berkontraksi sebesar 8,9 juta barel per hari pada tahun 2020, dibandingkan dengan perkiraan Juni untuk penurunan sekitar 9 juta barel per hari, memperingatkan risiko yang masih ada dari pandemi.

(Kurniasih Miftakhul Jannah)

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita Finance lainnya