JAKARTA - Pemerintah sedang melakukan persiapan pemulihan ekonomi dan sosial di Labuan Bajo. Hal ini sebagai satu dari 5 destinasi pariwisata super prioritas.
Menteri PPN/Kepala Bappenas Suharso Monoarfa menyebut meski jumlah kasus Covid-19 di Nusa Tenggara Timur masih terbilang rendah yakni 131 kasus data per 18 Juli 2020.
Baca juga: Daftar Proyek Infrastruktur di Labuan Bajo Rp1,31 Triliun
"Fasilitas kesehatan harus tetap sigap untuk menangani Covid-19, baik secara preventif maupun kuratif. Dan NTT tidak boleh lengah dan tetap harus menyiapkan segala kebutuhan penanganan Covid-19," ujar dia dalam keterangan tertulisnya, Minggu (19/7/2020).
Pihaknya juga menyalurkan bantuan Pemerintah Pusat kepada Puskesmas Labuan Bajo, RS Siloam Labuan Bajo, dan RSUD Komodo Labuan Bajo berupa Alat Pelindung Diri yang terdiri atas Pakaian hazmat untuk tenaga kesehatan sebanyak 500 buah, masker bedah sebanyak 2000 buah, masker N-95 sebanyak 2.000 buah, sarung tangan sebanyak 2.000 buah, dan face shield sebanyak 1.000 buah.
Baca juga: Pariwisata RI Terdampak Virus Korona, Pengusaha Kehilangan Keuntungan 30%
Dia juga menegaskan pentingnya kewaspadaan tenaga kesehatan agar tidak lengah terhadap isu kesehatan seperti pencegahan tuberkulosis, pentingnya Imunisasi, dan juga kasus Covid-19 di Labuan Bajo yang meski tercatat dalam posisi rendah, namun masih memiliki positivity rate yang tinggi.
"Positivity rate sepuluh persen itu tinggi, harus di bawah lima persen," ungkap dia.