5 Fakta Menarik Menko Luhut Dikritik Presiden Jokowi soal Sampah

Safira Fitri, Jurnalis
Minggu 26 Juli 2020 10:13 WIB
Menko Luhut (Foto: Okezone)
Share :

JAKARTA - Problematika sampah di Indonesia saat ini masih menjadi fokus utama. Menteri koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi Luhut Pandjaitan menyebutkan juga bahwa pengelolaan sampah di Indonesia masih menjadi permasalahan kelik.

Perlu diketahui, Luhut pernah dikritik oleh Presiden Jokowi akibat program waste to energy yang belum terealisasi.

Baca Juga: Curhat Menko Luhut: Saya Sering Dikritik Pak Jokowi karena Sampah 

Berikut fakta-fakta terkini soal Luhut yang dikomentari oleh Jokowi perihal sampah. Seperti dirangkum Okezone, Jakarta, Minggu (26/7/2020).

 

1. Masalah Sampah 12 Tahun

Selama 12 tahun, seperti apa yang dikatakan Luhut. Persoalan sampah belum juga kunjung mereda. Saat Jokowi terpilih menjadi presiden dan mengusung program waste to energy yang bermaksud untuk menyulap sampah menjadi energi, persoalan ini juga belum kunjung tuntas.

"Masalah sampah ini luar biasa. Pak Presiden sudah sejak 12 tahun, saat menjadi Wali Kota, program waste to energy belum tuntas, Presiden kritik terus kami pembantunya rapat kok enggak jadi-jadi," ujar Luhut

Baca Juga: Canggih, Indonesia Miliki Teknologi Pengolahan Sampah Rp90 Miliar 

2. Presiden Menyentil Kinerja Menteri

Setiap diadakan rapat kabinet Presiden sering menyentil kinerja bawahannya akibat belum memberikan solusi atas persoalan sampah. Namun begitu, dirinya bersyukur bahwa harapan Presiden untuk mengolah sampah menjadi energi dapat terwujud dengan program Refuse Derived Fuel (RDF).

 

3. Refuse Derived Fuel (RDF)

RDF merupakan teknologi pengolahan sampah melalui metode biodrying yang dimanfaatkan sebagai sumber energi terbarukan dalam proses pembakaran pengganti batubara.

"Teknologi RDF merupakan upaya untuk meningkatkan pengelolaan sampah di Indonesia dan diharapkan agar pilot proyek ini bisa menjadi titik balik pengelolaan sampah di Indonesia yang selama ini masih menjadi permasalahan pelik," ujar Luhut.

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita Finance lainnya