Kenali Cara Efektif dan Aman Kelola Keuangan

Kunthi Fahmar Shandy, Jurnalis
Minggu 26 Juli 2020 21:05 WIB
Tips Mengatur Keuangan (Ilustrasi: Shutterstock)
Share :

JAKARTA - Saat ini masyarakat Indonesia sedang memasuki era tatanan kehidupan baru (new normal), dan ketidakpastian ekonomi masih menjadi hal yang harus diwaspadai. Pengelolaan keuangan menjadi prioritas utama dalam menjaga keseimbangan antara pengeluaran dan pendapatan, termasuk investasi.

Baca Juga: Pemerintah Buka Kesempatan bagi PNS yang Ingin Lanjut S2 

Berbicara soal investasi, istilah investasi sering dianggap sebagai momok yang rumit dan hal yang hanya diperuntukkan untuk orang-orang yang bekerja di industri keuangan. Apakah benar? Tentu tidak. Semua orang pasti bisa berinvestasi tentunya dan bisa mencapai kestabilan serta independent dalam hal keuangan.

Managing Director Head of Digital Banking Group PT Bank DBS Indonesia, Leonardo Koesmanto mengatakan, investasi merupakan sebuah konsep finansial yang bisa membantumu mencapai kestabilan finansial demi masa depan dan bahkan keuntungan. Gimana sih cara memulainya? Yuk simak langkah dasar memulai investasi yang semua pasti bisa coba!

Baca Juga: Yakin Lanjut S2? Ini Tips agar Kamu Tak Menyesal 

1. Tentukan Tujuan Keuanganmu

Sadar nggak sih, setiap hal yang kita kerjakan tanpa perencanaan akan berakhir membuang-buang waktu? Sering terjadi ketika kita berbelanja di supermarket tanpa daftar belanja, kita akan berakhir pada banyak pilihan barang dan impulsif. Sama halnya dengan perencanaan keuangan, kita harus punya tujuan dan prioritas yang dapat diukur sehingga tujuan keuangan kita tercapai. Rumit? Tidak kok. Kamu bisa menentukan tujuan keuangan kamu berdasarkan jangka waktu tujuan Keuangan Jangka Pendek, jangka Menengah dan Jangka Panjang.

2. Simpan uang kamu dalam instrumen investasi berisiko rendah

Ketika kamu sudah menyisihkan bagian dari pendapatan kamu, langkah selanjutnya adalah menabung. Tabungan kamu bisa disimpan dalam bentuk instrumen berisiko rendah. Instrumen investasi berisiko rendah tidak memerlukan biaya yang besar. "Sekarang terdapat beberapa ragam instrumen investasi yang dimulai dari satu juta rupiah seperti d Deposito, Surat Utang /Obligasi, dan Surat Utang /Obligasi Pasar Sekunder," ujarnya di Jakarta Minggu, (26/7/2020).

3. Jangan lupa, siapkan dana darurat!

Dana darurat adalah hal yang tidak kalah pentingnya dalam menjalani hidup yang penuh dengan ketidakpastian. Tanpa dana darurat, kita bakal kesulitan saat membutuhkan uang dalam keadaan darurat. Salah satu contoh konkret adalah masa pandemi Covid-19, di mana ketidakpastian ekonomi sedang melanda negara.

(Kurniasih Miftakhul Jannah)

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita Finance lainnya