JAKARTA - Di zaman modern saat ini banyak organisasi nirlaba terus tumbuh dan berkembang. Sejumlah perusahaan ikut berpartisipasi menyumbangkan sumbangan yang cukup besar untuk aktivitas amal.
Seperti yang dilakukan oleh beberapa organisasi nirlaba di dunia. Mereka tetap menyumbangkan sumbangan amal di tengah kegiatan organisasi mereka.
Berikut 10 organisasi nirlaba terbesar di dunia jika dilihat dari jumlah sumbangan yang diberikan. Seperti yang dilansir dari Koran Sindo.
Baca Juga: 5 Lembaga Nirlaba Paling Berpengaruh di Dunia
1. Bill & Melinda Gates Foundation
Yayasan Bill & Melinda Gates adalah organisasi nirlaba terbesar di dunia yang didirikan pada tahun 2000 yang berlokasi pusat di Seattle, Washington, AS. Bill Gates & Melinda dikenal tidak hanya karena kekayaan mereka yang melimpah, tetapi juga karena kedermawanan dan kedermawaan Yayasan Gates yang menyumbang sekitar USD 1 miliar setiap tahun. Yayasan berfokus pada pendidikan, kesehatan, keberlanjutan dan kesehatan yang baik untuk semua orang. Jumlah sumbangan yang dihimpun sebesar USD50,7 miliar. Dana filantropi Bill secara keseluruhan diarahkan untuk membantu orang miskin.
Baca Juga: 5 Organisasi Nirlaba dengan Penghasilan Terbesar di Dunia, Tertinggi Rp108,26 Triliun
2. Wellcome Trust
Wellcome Trust merupakan organisasi nirlaba yang didirikan pada tahun 1936 oleh Sir Henry Wellcome. Perusahaan ini menyumbang set dana non-pemerintah terbesar kedua untuk penelitian medis. Organisasi nirlaba besar ini mendirikan proyek Genom Manusia, yang dikatakan sebagai kolaborasi internasional terbesar yang pernah dilakukan dalam biologi. Jumlah sumbangan yang dihimpun oleh perusahaan ini sebesar USD33,7 miliar. Wellcome Trust saat ini mendanai program PhD untuk dokter di University College London, yang menyambut aplikasi bahkan dari bahkan dari luar universitas.
3. Howard Hughes Medical Institute (HHMI)
Merupakan rumah bagi 29 pemenang hadiah Nobel, didirkan di tahun 1953 Howard Hughes, dengan total sumbangan sebesar USD22,6 miliar. Didirikan oleh institut kedokteran Howard Hughes melakukan penelitian di enam bidang studi biologi yang berbeda. Selain itu, HHMI telah bekerja sama dengan Associated Press untuk meningkatkan liputan jurnalisme ilmiah dan medis.
4. Garfield Weston Foundation
Perusahaan ini didirikan oleh W Garfield Weston pada tahun 1958 di London Inggris Organisasi nirlaba ini masih beroperasi di Inggris dan memiliki mitra, Yayasan W Garfield Weston di Ontario, Kanada. Sementara banyak dari dana hibah Yayasan Garfield Weston disumbangkan ke banyak gereja. Yayasan ini juga telah menyatakan bahwa organisasi fokus memberi sumbangan kepada lembaga keagamaan tanpa melihat afiliasi agamanya. Jumlah sumbangan yang diberikan sebesar USD12,6 miliar.
5. Ford Foundation
Awalnya didanai dengan warisan saham di Ford Motor Company, Ford Foundation bertujuan untuk mengurangi kemiskinan dan ketidakadilan sosial sambil mempromosikan nilai-nilai demokrasi yang kuat. Ford Foundation umumnya berinvestasi di lembaga-lembaga dan perorangan yang melakukan perubahan sosial lebih lanjut di samping dukungan mereka terhadap ide-ide baru yang progresif. Didirkan oleh Edsel dan Henry Ford pada tahun 1936, dengan jumlah sumbangan sebesar USD12,4 miliar.
Baca juga: Terlilit Utang, Mantan Orang Terkaya China Ini Jual Gedung Pencakar Langit
6. Silicon Valley Community Foundation
Didirikan pada tahun 2007 oleh Nicole Taylor di San Jose, California AS. Awalnya dibentuk oleh penggabungan Peninsula Comunity Foundation dan Comunity Foundation Silicon Valley. Lembaga ini berfokuspada masalah-masalah seperti peluang dan integrasi imigran,keamanan ekonomi dan pendidikan. Yayasan komunitas lembah silikon juga menawarkan pendanaan yang disarankan donor,yang memungkinkan penerima untuk memilih dari mana uang hibah yang disumbangkan. Dengan total sumbangan USD13,5 miliar.
7. Stichting INGKA Foundation
Berbasis di Leiden, Belanda dan didirikan oleh Ingvar Kamprad pada tahun 1982 dengan total sumbangan USD12,7 miliar. Yayasan ini merupakan organisasi yang cukup besar. Bekerja sama dengan komisaris tinggi PBB untuk pengungsi dengan nama "Yayasan IKEA". Pendiri IKEA, Ingvar Kamprad menciptakan yayasan Stichting INGKA filantropis sebagai langkah bisnis yang cerdas untuk menyebarkan ide-ide desain interior sambil memberikan keringanan pajak amal perusahaan.
8. Azim Premji Foundation
Azim Premji merupakan taipan bisnis, dermawan dan ketua wipro Limited asal India. Dirinya mendirikan perusahaan ini untuk menyebarkan pendidikan Universal dan berkualitas tinggi yang mempromosikan kehidupan yang adil dan berkelanjutan. Didirikan pada tahun 2001 di Bangalore India dengan total sumbangan USD12 miliar. Azim Premji Foundation menjadi yang pertama dalam daftar filantropi India selama beberapa tahun berturut-turut.
9. Lily Endowment
Melayani terutama negara bagian Indiana dan komunitas lokalnya, Lily Endowment beroperasi dibawah pernyataan misi yang didorong kuat oleh Iman Kristen. Nirlaba ini telah memperluas hibah ke perguruan tinggi lokal seperti University of Southern Indian untuk memberikan siswa lebih banyak kesempatan kerja di daerah tersebut. Dengan jumlah sumbangan USD11,7 miliar.
10 . Kamehameha School
Didirikan oleh Bernice Pauahi Bishop pada tahun 1887 di Honolulu Hawaii, AS. Organisasi niralaba ini awalnya didirikan oleh putri Hawai Bernice Pauahi Bishop yang merupakan keturunan langsung terakhir dari Raja Kamehameha I. Princess Bernice menghargai pendidikan dan berharap bahwa organisasi nirlaba akan membangun masa depan yang lebih baik bagi rakyat Hawai. Dia meninggalkan 375.000 hektare tanah leluhur setelah kepergiannya untuk digunakan di bidang pendidikan. Sekolah Kamehameha sekarang menjadi pemilik tanah pribadi terbesar di Hawai. Dengan total sumbangan USD11,1 miliar.
(Kurniasih Miftakhul Jannah)