JAKARTA - PT Global Mediacom Tbk (BMTR) berhasil mencatatkan laba bersih senilai Rp1,4 triliun selama tahun 2019. Perolehan ini naik 70% dari perolehan tahun lalu sebesar Rp826,6 miliar.
Direktur PT Media Nusantara Citra Tbk (MNCN) Ruby Panjaitan mengatakan, selama tahun 2019 pendapatan Global Mediacom naik 11% atau senilai Rp12,9 triliun dibanding tahun lalu. Adapun, kontribusi terbesar berasal dari digital, non digital advertising dan content.
"Digital naik 167%, non digital naik 6%, kemudian content naik 15% dan di sini FTA dan content naik 12%. Kemudian, Pay TV dan internet broadband kita naik 12%," ujar Ruby dalam Public Expose BMTR di iNews Tower, Selasa (11/8/2020).
Baca Juga: Global Mediacom: KT Corporation Hanya Cari Sensasi di Tengah Pandemi Covid-19
Ruby menambahkan, di kagetori others atau sektor non core Global Mediacom mengalami penurunan 10% seperti media cetak yang oplahnya mengalami penurunan. Kemudian, direct cost perseroan naik 11%. Lalu, kenaikan revenue jauh melebihi direct cost sehingga berdampak pada laba gross naik signifikan sebesar 12%.
Kemudian, general and administrative expenses Global Mediacom naik 7%, tetapi kenaikannya masih di bawah kenaikan gross profit, sehingga EBITDA (pendapatan sebelum bunga, pajak, depresiasi, dan amortisasi) mengalami kenaikan sebesar 12% atau Rp5,3 triliun.
"Dengan kenaikan EBITDA 12% maka menghasilkan kenaikan net income sebesar 70% dibanding tahun 2018," kata dia.
Baca Juga: Direktur Global Mediacom: Info Pailit Tidak Valid
Dalam kesempatan yang sama, Direktur Global Mediacom David Fernando Audy menyampaikan, pendapatan perseroan disumbang masing-masing 60% dari MNCN dan 40% dari PT MNC Vision Networks Tbk (IPTV).
"Ke depannya mungkin MVN bisa lebih besar dan MNCN bakal turun tapi MVN mungkin akan lebih tinggi lagi," ucap David.
(Dani Jumadil Akhir)