"Makan nasi pasti kita perlu cuma kan bosan deh, misalnya makanan yang pakai pesanan ojol dan mungkin harganya lebih mahal," tuturnya.
Di saat resesi yang mengintai, ada baiknya mengeluarkan uang sesuai kebutuhan dan bukan keinginan. Karena antara kebutuhan dan keinginan memiliki makna yang berbeda.
Baca Juga: Bantuan Karyawan Rp600.000/Bulan Bisa Tingkatkan Konsumsi?
Kebutuhan merupakan sesuatu hal yang jika tak dipenuhi akan berpengaruh pada aktivitas dan kehidupan. Sedangkan keinginan adalah sebaliknya.
"Misalnya makan kebutuhan kita makan, kalau enggak makan minimal makan nasi rames atau uduk. Kalau kita enggak makan minimal kita akan lemas, tidak ada energi. Oh makannya sudah terpenuhi terus ada gorengan kayaknya enak ya. Tapi misalnya kalau gorengan tersebut kita enggak beli impactnya tidak masalah," kata Andi.
(Feby Novalius)