JAKARTA - Bursa saham Amerika Serikat (AS), Wall Street berakhir dua arah, setelah indeks S&P 500 gagal mencapai rekor tertinggi. S&P menutup sesi reguler turun 0,2%.
Sebelumnya indeks S&P sempat diperdagangkan di atas rekor tertinggi pada level 3.386,15. Namun perputaran antara keuntungan dan kerugian sepanjang sesi terjadi karena saham teknologi mengungguli saham lain yang akan mendapat manfaat dari pembukaan kembali ekonomi.
Baca Juga: Wall Street Menguat Ditopang Naiknya Saham Amazon hingga Apple
Facebook, Netflix dan Alphabet semuanya ditutup lebih tinggi. Apple rally ke level tertinggi sepanjang masa. Sementara Gap dan American Airlines sama-sama turun setidaknya 1,8%. Begitu juga pada saham JPMorgan Chase turun 0,6%.
"Pembalikan negatif S&P dan ketidakmampuannya mencapai titik tertinggi akan menerima banyak berita utama. Tetapi aksi jual pada hari itu jauh lebih kecil daripada Selasa," kata Direktur Eksekutif Instinet Frank Cappelleri, dilansir dari CNBC, Jumat (14/8/2020).